Mengetahui berat badan sapi merupakan pengetahuan yang penting bagi peternak. Hal ini dapat berfungsi sebagai indikator keberhasilan manajemen pemeliharaan ternak yang kita pelihara. Selain itu, mengetahui berat badan sapi juga penting agar  peternak tidak mengalami kerugian saat akan menjual atau akan membeli ternak sapi. 
Dalam artikel ini penulis hanya akan sedikit berbagi informasi cara mengetahui berat badan sapi dan khususnya sapi Bali. Adapaun cara mengetahui berat badan sapi terdiri dari 2 cara yaitu : Menggnakan timbangan sapi ataupun menggunakan teknik pengukuran badan yang kemudian dikonfersikan dengan berat badan sapi.
Pengukuran dengan menggunkan timbangan adalah cara yang praktis akan tetapi membutuhkan saran dan prasarana yang memadai. Timbangan sapi seperti ini umumnya hanya terdapat pada instalasi milik pemerintah namun tidak jarang pihak swasta juga memilikinya. 
Selain menggunakan timbangan, cara lain mengetahui berat badan sapi adalah dengan cara pengukuran lingkar dada.

Setelah mendapatkan hasil pengukuran lingkar dada maka kita tinggal memasukannya pada rumus. Tapi pada kali ini saya tidak menjelaskan rumusnya namun dengan mengggunakan tabel. Jadi lingkar dada yang sudah didapatkan tinggal dimasukkan ke dalam tabel untuk diketahui kisaran berat badan sapi.  



Contohnya : Jika lingkar dada sapi berdasarkan hasil pengukuran adalah 166 cm adalah 269 kg. Caranya  maka dilihat pada kolom vertikal paling kiri angka 160 dan baris paling atas pada angka 6 kemudian ditarik garis penghubungnya maka akan didapatkan angka 269 (lihat pada gambar di atas).

Semoga Bermanfaat....