Potensi Besar Kembangkan Peternakan

Potensi Besar Kembangkan Peternakan
 
 
Indonesia memiliki banyak peluang untuk dapat mengembangkan potensinya di sub sektor peternakan.Hal ini diungkapkan oleh Dr. Ir. Arief Daryanto, M.Ec., Direktur Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis IPB serta staf pengajar Departemen Ilmu Ekonomi FEM-IPB pada acara munas Apfindo beberapa waktu lalu di Jakarta.
“Berbicara masalah industri perunggasan di Indonesia, kita sering lupa untuk memahami teori ekonomi dasar. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan antara lain jumlah penduduk, tingkat urbanisasi, tingkat pendapatan, distribusi pendapatan yang merupakan revolusi peternakan, kualitas produk (segmentasi pasar), selera, relative cost price advantage, revolusi supermarket dan kebijakan pemerintah,” jelas Arif.
Saat ini ketahanan pangan dan keamanan pangan tengah menjadi perhatian seluruh negara. Bagaimana untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan negaranya di tengah kondisi iklim dan cuaca yang tidak menentu. Dan di sinilah Indonesia memiliki peluang untuk dapat memenuhi kebutuhan dengan mencapai swasembada pangan.
Ketahanan pangan, kata Arif, menurut FAO (2001) merupakan situasi ketika setiap orang sepanjang waktu mempunyai akses fisik, sosial dan ekonomi terhadap pangan yang bergizi, aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan gizinya sesuai dengan selera budaya (food preferences), untuk melaksanakan hidup yang sehat dan aktif. Definisi ketahanan pangan menurut UU No. 7 tahun 1996: “Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik dalam jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau”.
Arif mengatakan bahwa faktorfaktor kunci industrialisasi peternakan ialah permintaan produk-produk ternak yang terus meningkat dikarenakan pertumbuhan penduduk, pertumbuhan pendapatan, semakin banyaknya penduduk kelas menengah, urbanisasi, harapan hidup semakin besar dan penduduk usia tua. Diversifikasi menuju produksi komoditas bernilai tinggi (high-value production) dengan proses berdasarkan permintaan di mana peranan swasta sangat vital.
Oleh karena itu, agribisnis peternakan harus terus dibangun dan dikembangkan seiring dengan upaya besar pembangunan ekonomi nasional. Investasi agribisnis akan menghasilkan dampak ganda terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan pertumbuhan ekonomi masyarakat lainnya. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan cita-cita bangsa kita untuk swasembada pangan. Juga perkembangan agribisnis secara otomatis akan menjadi lapangan kerja baru dan mengurangi kemiskinan yang selama ini menjadi kendala penting dalam membangun bangsa yang berdaya saing.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Potensi Besar Kembangkan Peternakan"

Post a Comment

semoga bisa bermanfat.